Home Uncategorized Bos Kartel Narkoba Meksiko Minta Anak Buah Tak Lagi Bunuh Guru dan...

Bos Kartel Narkoba Meksiko Minta Anak Buah Tak Lagi Bunuh Guru dan Pemuka Agama

27
0
bos-kartel-narkoba-meksiko-minta-anak-buah-tak-lagi-bunuh-guru-dan-pemuka-agama

Nemesio Oseguera, yang dikenal dengan julukan “El Mencho”, merekam video pernyataan untuk anak buahnya di seantero Meksiko. Bos kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) itu berharap kaki tangan kartel bisa menghindari korban sipil bila terlibat kontak senjata. Contoh orang yang jangan sampai terbunuh aktivitas kartel, menurut El Mencho, mencakup pastor, dokter, serta guru. Video pengumuman El Mencho itu beredar di media sosial Meksiko pada 10 Juli 2022, namun belum bisa diverifikasi kapan pembuatannya.

Salah satu golongan yang dia sarankan untuk tidak dibunuh sindikat kartel, menurut El Mencho, khususnya umat Katolik, agama mayoritas di Meksiko. “Tolonglah jangan lagi menyentuh orang-orang yang seharusnya tidak kita sentuh. Jangan pula merecoki umat agama, pastor dan jemaatnya, khususnya umat Katolik,” ujar El Mencho, dalam rekaman suara di video itu.

Di video yang sama, nampak 17 anggota kartel CJNG mendengarkan dengan takzim seruan bos mereka, sembari memamerkan senjata dan seragam taktikal lengkap setara dengan militer resmi.

Video itu muncul beberapa pekan setelah dua pastor Jesuit tewas dibunuh oleh anggota kartel narkoba di negara bagian Chihuahua. Insiden itu memicu kecaman nasional di Meksiko, serta menyulut operasi militer secara nasional.

“Kita hanya berperang dengan sesama kartel dan aparat, kita tidak memerangi agama tertentu,” imbuh El Mencho dalam rekaman berdurasi satu menit tersebut. “Kartel CJNG khususnya harus menghormati orang-orang penting di masyarakat, seperti pastor, guru, dan dokter. Itu saja pesan saya Mencho Oseguera, CJNG. Kita kuat bersama dengan rakyat.”

Juru bicara Kejaksaan Agung Meksiko, saat dikonfirmasi VICE World News, mengaku masih berusaha memeriksa apakah suara di video itu memang asli dari El Mencho.

Adapun pelaku pembunuhan pastor Javier Campos (79) dan Joaquín Mora (80) di Chihuahua pada akhir Juni lalu, diidentifikasi sebagai anak buah José Noriel Portillo “El Chueco”, rival CJNG. Insiden ini sampai dikecam oleh Paus Fransiskus. Sebelum pembunuhan tersebut, pastor lain di Negara Bagian Michoacán, yang menjadi basis CJNG, mengalami penyiksaan. Dia dipukuli oleh orang tak dikenal saat berkendara untuk mudik ke rumahnya di negara bagian lain.

Saking khawatirnya pada keselamatan para pemuka agama di daerah rawan kartel, Uskup Zacatecas mengusulkan agar gereja di Meksiko membuat pakta perdamaian dengan sindikat kriminal supaya tidak diganggu.

El Mencho sendiri merupakan salah satu petinggi kartel paling diburu di dunia, tepatnya di urutan ke-6 buronan paling mahal. Pemerintah Amerika Serikat memasang sayembara bernilai US$10 juta, bagi siapapun yang bisa memberi informasi akurat keberadaan El Mencho.