Home Uncategorized Ga Kemana-mana Pas Liburan? Ini Saran Aktivitas Seru Bisa Kalian Lakukan Sendirian

Ga Kemana-mana Pas Liburan? Ini Saran Aktivitas Seru Bisa Kalian Lakukan Sendirian

138
0
ga-kemana-mana-pas-liburan?-ini-saran-aktivitas-seru-bisa-kalian-lakukan-sendirian

Selamat datang di liburan hari raya rasa pandemi jilid 2, hari di mana semua aktivitas akan sama aja seperti hari-hari biasa WFH, cuma tanpa kekhawatiran akan dapat panggilan mendadak dari atasan di grup WA.

Tentu saja, imbauan untuk enggak nekat melancong dan menyebarkan virus semarak hadir. Pemerintah pusat bahkan membatalkan agenda cuti bersama demi menekan laju wisatawan akhir tahun. Imbauan ini memang rada absurd mengingat sejumlah kementerian dan instansi negara sampai bulan lalu masih aktif bikin acara-acara di luar kota demi menghabiskan anggaran. 

Bagaimanapun, libur Natal dan Tahun Baru ini emang harusnya dihabiskan di rumah masing-masing aja biar situasi enggak memburuk. Sebagai orang waras, mending kita mulai mikir apa kegiatan seru yang bisa kita lakukan di dalam rumah selama libur akhir tahun.

Pasti sudah banyak yang menyiapkan rencana piknik mandiri indoor pekan ini dan pekan depan. Dari membuat daftar film yang akan ditonton, merencanakan push rank karakter di game ponsel pintar, sampai belajar masak. Nah, bagi yang belum punya dan sedang mencari inspirasi kegiatan liburan di rumah yang penuh manfaat dan barokah semesta, Anda sedang membaca artikel terbaik. 

VICE punya rekomendasi aktivitas liburan yang bukan hanya ciamik, namun juga mengubah Anda menjadi pribadi yang lebih baik pasca-liburan. Bukankah tujuan utama hidup ini adalah menjadi versi terbaik dari diri kita? Saran ini pun sangat inklusif. Artinya, siapa pun bisa melakukannya, enggak harus keluar rumah, dan membuat waktu tidak terasa begitu cepat berlalu.

Berikut daftarnya.

1. Menghitung Jumlah Kedipan Mata dalam Sehari

Kedip Mata.png

Aktivitas ini selalu kita lakukan, namun tidak pernah kita hargai secara penuh. Apakah ada manusia yang tidak berkedip? Tidak. Apakah Anda mau menukar kemampuan Anda mengedip dengan mobil termahal milik Tesla? Saya pikir tidak. Makanya, satu cara menghargai kemampuan ini adalah memberikan perhatian lebih padanya. Menghitung jumlah kedipan dalam sehari jadi implementasi paling minimal. Dari sini, kita belajar pentingnya mengapresiasi hal terkecil dalam hidup kita.

Proses menghitung bisa dilakukan setiap hari selama liburan. Dari sana, bisa dihitung rata-rata jumlah kedipan per hari. Data ini lantas bisa kita pamerkan ke media sosial untuk memukau khalayak lewat ilmu pengetahuan berbasis data primer. Respons publik bisa ditampung dalam sesi tanya-jawab. Oh, brand juga bisa masuk ya, hehehe.

2. Mencoba Pola Tidur Orang Sukses

Awan tidur.JPG

Liburan adalah tempatnya mencoba hal baru, mendobrak kebiasaan lama. Termasuk di dalamnya pola tidur. Kebanyakan kita menganut konsep early bird atau night owl dalam konsumsi pola tidur. Apakah pernah terpikir untuk mengubahnya? Lihat Leonardo Da Vinci misalnya, doi melakukan pola tidur Uberman.

Seniman tersebut tidur selama 20 menit setiap empat jam. Nikola Tesla juga memiliki pola mirip-mirip. Dengan begini, waktu Anda melek dan mengerjakan hal-hal penting duniawi jadi lebih panjang. Bukankah tujuan utama hidup ini adalah menjadi insan produktif nan cekatan?

Kegiatan produktif selama percobaan bisa Anda abadikan dalam konten. Respons publik bisa ditampung dalam sesi tanya-jawab. Dan lagi, peluang brand untuk jump-in terbuka lebar.

3. Bermain Catur Melawan Diri Sendiri

Awan main Catur.JPG

Terinspirasi dari serial Queen’s Gambit, salah satu sinetron Barat terpopuler tahun ini, kita bisa belajar mengenali diri sendiri dalam permainan catur. Di film, udah jadi pemandangan umum melihat para pemain catur profesional bertanding melawan pikiran sendiri.

Bisa dong kita tiru aktivitas ini selama liburan. Dengan kegiatan penuh daya analisis ini, kita dipaksa menerka apa yang diri kita sendiri rencanakan untuk mengalahkan diri kita sendiri, berlanjut melakukan antisipasi terhadap pemikiran diri kita sendiri tersebut dengan menyerang terlebih dahulu diri kita sebelum diri kita mengalahkan kita. Keren kan?

Kalau setiap hari melakukan ini, niscaya setelah liburan, Anda akan berubah menjadi pribadi yang lebih mengenali diri sendiri. Tujuan hidup yang utama memang menerima segala lebih dan kurangnya kita. Itu.

4. Memberi Makan Cecak

Awan main Cicak.JPG

Selain melakukan hal yang sifatnya internal, enggak ada salahnya kita memperhatikan lingkungan sekeliling. Di rumah, keberadaan cecak sering kali dipandang sebelah mata. Padahal kalau dipikir dengan penuh penghayatan, sudah berapa kali cecak menyelamatkan kita dari potensi gigitan nyamuk demam berdarah?

Sedari kecil, kita selalu dibuat merasa aman lewat lagu “Cicak-Cicak di Dinding” bahwa binatang ramah tersebut akan melindungi anak-anak dari nyamuk dengan jurus hapnya.

Untuk membalas jasa cecak, apabila Anda berhasil menepok nyamuk yang berupaya menggigit Anda, daripada membuangnya sembarangan, mulai biasakan mengumpulkannya di satu wadah yang kalau bisa dihias cantik. Cecak pasti terenyuh melihatnya.

5. Membalas Semua Story Instagram Dengan Pantun

Balas story.png

Menyayangi diri sudah, menyayangi binatang sudah. Untuk menyempurnakannya, rekomendasi terakhir kami adalah soal menyayangi sesama manusia.

Otomatis, waktu liburan di rumah akan membuat peluang kita mantengin media sosial jadi lebih banyak. Di sini celah untuk mengisi liburan dengan kegiatan bermanfaat antarmanusia muncul. Di Instagram misalnya, sering banget kan kita ngeliatin story Instagram orang lain tanpa memberikan komentar. Padahal, bisa jadi orang tersebut mengunggah konten di story untuk mendapatkan tanggapan dari Anda. Malah bisa jadi ia membuat story itu khusus buat kita. Kalau Anda diam saja, potensi silaturahmi bisa putus.

Ini saatnya mencoba tantangan baru selama liburan. Satu yang kami sarankan: melihat semua story Instagram dari akun yang kamu ikuti, lantas membalasnya dengan pantun. Sebagai bagian dari Warisan Budaya Dunia versi PBB yang baru aja ditetapkan, pantun harus kita rayakan.

Apalagi tujuan hidup ini, kalau bukan merayakan hal-hal yang baik bersama kawan-kawan dunia maya?