Home Uncategorized Sebuah Trailer Film Bollywood Diyakini Bakal Cetak Rekor Dislike Terbanyak di YouTube

Sebuah Trailer Film Bollywood Diyakini Bakal Cetak Rekor Dislike Terbanyak di YouTube

198
0
sebuah-trailer-film-bollywood-diyakini-bakal-cetak-rekor-dislike-terbanyak-di-youtube

Mengingat India berpenduduk lebih dari 1 miliar jiwa, sebenarnya tidak mengherankan bila konten dari negara tersebut selalu berpeluang memecahkan rekor Internet. Apalagi platform seperti YouTube tidak tersedia di Tiongkok. Andai potensi viral konten India ditengok dari jumlah pengguna Internet per negara doang, yang bisa mengalahkan popularitasnya cuma netizen Amerika Serikat atau Indonesia. Tahun lalu, terbukti channel lagu-lagu india T-Series sukses mengalahkan jumlah subcribers PewDiePie, menjadi yang terbanyak di dunia.

Kini di jagat YouTube, konten asal India lainnya sedang mencetak rekor lain yang sayangnya kurang membanggakan. Sebuah trailer film Bollywood anyar dalam waktu kurang dari dua hari masuk jajaran video paling banyak dapat ‘dislike’ sepanjang sejarah.

Trailer bernasib nahas itu mempromosikan Sadak 2, sebuah film berbiaya tinggi (untuk ukuran Bollywood) dibintangi nama-nama besar seperti Alia Bhatt, Sanjay Dutt, dan Aditya Roy Kapur. Sadak 2 tayang secara eksklusif di platform Disney+ Hotstar, dan trailernya muncul pada Kamis (13/8) sore waktu setempat. Belum sampai 48 jam tayang, videonya viral akibat panen dislike gila-gilaan, mencapai 8,7 juta dislike saat artikel ini dilansir.

Jumlah dislike ini terus bertambah dan hampir pasti tembus 10 juta ketika nanti lewat dua hari. Banyak netizen meniatkan buka videonya sekadar ikut membubuhkan dislike, lalu pergi lagi. Untuk menambah derita tim produksi Sadak 2, likes yang mereka peroleh hanya 471 ribu, sehingga proporsi ketimpangan dislike ini akan mencatatkan rekor lain sepanjang sejarah YouTube.

Trailer Sadak 2 sudah resmi menjadi cuplikan film dengan dislike terbanyak sepanjang sejarah. Trailer tersebut juga masuk urutan tujuh terbanyak dapat dislike, melampaui video kontroversial Jake Paul atau Pewdiepie. Beberapa pihak meyakini Sadak 2 akan menjadi penantang terkuat yang bisa menggeser status video YouTube Rewind 2018 sebagai pemegang rekor dislike terbanyak, yang angkanya saat ini mencapai 18 juta dislike.

Kalian mungkin penasaran kenapa warganet benci banget sama trailer itu? Apa karena sekuel film klasik Sadak yang tayang pada 1991 ini kelihatan bapuk? Oh sayangnya tidak. Semua ini lebih diakibatkan skandal kematian bintang film dan dugaan nepotisme di Bollywood.

Respons negatif warganet India terhadap film Sadak 2 dipicu kematian aktor Sushant Singh Rajput pada Juni lalu. Aktor muda itu bunuh diri, kabarnya, karena sering dihina dan ditekan oleh “orang-orang dalam” di lingkaran Bollywood. Itu julukan untuk anak produser film atau bintang ternama yang dituduh tak rela kehilangan pamor, lalu menggencet aktor muda yang dulunya orang biasa dengan berbagai cara kotor.

Akibat kematian Sushant itulah, mendadak banyak netizen di India membenci semua film yang ditengarai hasil nepotisme. Sadak 2 kebetulan apes jadi sasaran pelampiasan kemarahan netizen, karena para bintangnya memang terkesan “titipan orang dalam” semua.

Produser sekaligus sutradara film ini adalah Mahesh Bhatt, ayah dari Alia Bhatt yang jadi pemeran utama. Anak Mahesh lainnya, Pooja Bhatt, ikut dapat peran di Sadak 2. Sementara Sanjay Dutt dulunya bisa jadi aktor ternama, karena mendiang ayahnya Sunil Dutt adalah bintang Bollywood era 70’an. Aktor lain di film ini, Aditya Roy Kapur, juga punya ortu kaya sehingga dia bisa jadi bintang film sejak kecil.

Intinya trailer Sadak 2 muncul di saat tidak tepat, ketika banyak warganet India menganggap produk Bollywood beberapa tahun terakhir gagal menggambarkan keragaman bakat akting dan lebih mementingkan keluarga pesohor.

Tapi yang paling jadi sasaran kemarahan netizen adalah Alia Bhatt. Dia dianggap netizen simbol nepotisme di Bollywood, karena sering dapat peran penting padahal aktingnya biasa-biasa saja. Situasi makin runyam, karena Alia Bhatt dalam sebuah wawancara TV pernah secara terbuka meremehkan kualitas akting mendiang Sushant. Target lain tudingan nepotisme yang disuarakan netizen ini adalah Karan Johar (sutradara Kuch Kuch Hota Hai) yang sampai dijuluki “ahlinya nepotisme Bollywood”. Berkat kombinasi skandal dan persepsi publik inilah, banyak orang India ikut memberi dislike ke trailer Sadak 2, sambil meninggalkan pesan #JusticeForSushant.

Berkebalikan dengan nasib Sadak 2, trailer film Dil Bechara yang rilis akhir Juli lalu, sebagai film terakir yang dibintangi mendiang Sushant Singh, mencatatkan rekor sebagai trailer pertama di YouTube yang berhasil meraup 10 juta likes.

Bagus tidaknya Sadak 2 sudah tak penting lagi. Banyak orang dari luar India kini ikut-ikutan doang menambah jumlah dislike trailer, karena ingin terlibat menciptakan sejarah internet. Pesan moralnya: di negara manapun, kita bisa sepakat, jangan pernah meremehkan netizen yang terlanjur bersatu, untuk misi-misi absurd sekalipun.

Follow Satviki di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE India