Home Uncategorized Twitter Tak Lagi Nge-Crop Foto Panjang, Para Pengguna dan Seniman Gembira

Twitter Tak Lagi Nge-Crop Foto Panjang, Para Pengguna dan Seniman Gembira

110
0
twitter-tak-lagi-nge-crop-foto-panjang,-para-pengguna-dan-seniman-gembira

Rezim pemotongan format foto manasuka ala Twitter untuk versi Mobile akhirnya berakhir. Platform medsos itu tak lagi nge-crop bagian atas foto yang menurut mereka terlalu panjang.

Selama ini semua foto portrait selalu dipaksakan jadi format landscape oleh algoritma Twitter. Masalahnya, kadang hasil setelah dipangkas terasa aneh, atau bahkan menggelikan. Pada 6 Mei 2021, akun resmi manajemen Twitter mengumumkan perubahan kebijakan soal cropping foto. Para pengguna, terutama seniman yang selama ini rutin mengunggah karya di Twitter, menyambut gembira keputusan tersebut.

Satu hal yang paling dipersoalkan dari cara Twitter nge-crop foto adalah pilihan fokusnya. Kadang mereka memangkas bagian foto yang penting. Contoh, ada foto air terjun yang indah di dasarnya. AI Twitter untuk mobile sering malah memangkas bagian itu, dan hanya menampilkan bagian atas air terjunnya.

Di sisi lain, cropping itu juga menunjukkan beberapa bias dari AI milik Twitter, lantaran beberapa kali foto orang kulit hitam terpangkas, sementara yang sosoknya berkulit putih tetap tampil.

Twitter mengaku tetap akan mengurangi ukuran file foto yang diunggah, khususnya kalau resolusinya besar banget. Tapi setidaknya foto yang panjangnya ga ketulungan sekarang bisa diakses dengan mudah, dan tentunya, netizen yang kreatif tak butuh waktu lama untuk memaksimalkan potensi konten yang baru. Lihat saja contoh-contohnya berikut:

Kata kunci “Twitter crop is gone” sempat trending di beberapa negara setelah kebijakan itu diumumkan. Sumpah, netizen dari negara manapun memang lucu-lucu, selama kreativitas mereka tak dibatasi. Termasuk dalam menghasilkan konten foto berformat tak lazim.

Perubahan ini terutama disambut gembira para seniman, baik yang biasa bikin ilustrasi, ataupun fotografer alam. Selama ini mereka yang paling bingung dengan logika pemotongan gambar ala Twitter.

Sayangnya, sekarang kita tidak bisa memanfaatkan format guyonan lama Twitter, yaitu mengajak netizen lain mengklik foto panjang, biasanya pakai caption “open for a surprise”, agar mereka terkejut ketika tahu versi panjangnya ternyata tak sesuai dugaan. Tapi kami yakin, format lelucon dan meme baru akan muncul. Kreativitas manusia memang tidak ada batasnya.